Kompetensi Dasar
- Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan
- Mengidentifikasi organela sel tumbuhan dan hewan
- Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, eksositosis)
Pada dasarnya semua bentuk kehidupan di bumi disusun oleh sel. Bentuk kehidupan tersebut ada yang dikenal sebagai makhluk hidup uniseluler (bersel tunggal) dan ada pula berupa makhluk hidup multiseluler (bersel banyak). Pada makhluk hidup multiseluler, setiap sel tidak berdiri sendiri, melainkan bersatu menjadi bagian yang lebih besar. Dengan adanya pembagian kerja, sel-sel yang berbeda mampu melakukan tugas yang bersifat khusus. Dalam bahan kajian ini kita dapat menyingkap rahasia sel dalam kehidupan.
- Konsep Sel
Konsep tentang sel merupakan dasar utama dalam biologi, sebagaimana atom-atom pada kimia. Hal itu karena sel berkaitan dengan makhluk hidup. Konsep tentang sel tidaklah muncul secara tiba-tiba, melainkan telah muncul dan berkembang selama bertahun-tahun.
- Sejarah Perkembangan Teori Sel Beberap saintist turut memberikan konstribusi terhadap konsep sel. Anton van Leeuwenhoek (1632-1723) dikenal sebagai orang pertama yang membuat dan menggunakan mikroskop untuk mempelajari berbagai objek biologi. Melalui mikroskopnya ia dapat melihat benda-benda mikroskopis yang bergerak di dalam air kolam. Selanjutnya, ia mempelajari darah, semen (cairan sperma), feses dan email gigi. Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang melihat sel-sel tunggal dan mengakuinya sebagai satuan-satuan kehidupan. Saat itu, ia tidak menyebutnya sebagai sel, melainkan sebagai hewan-hewan kecil yang ia lihat bergerak-gerak di dalam air
- Komponen Kimiawi Sel
- Struktur dan Fungsi Sel
- Ukuran Sel
- Macam Sel
Istilah sel pertama kali diperkenalkan oleh Robert Hooke (1635-1703), setelah ia mempelajari sayatan tipis gabus yang berasal dari kayu pohon oak. Melalui mikroskop, ia melihat suatu massa persegi menyerupai kamar sehingga kemudian ia menyebutnya dengan istilah sel (cellula = kamar). Penggunaan istilah sel tersebut berlangsung pada tahun 1666 (sebagian literatur lain mencatatnya 1665), yaitu pada saat ia mempublikasikan bukunya yang berjudul micrographia. Hingga saat ini istilah sel tersebut masih digunakan untuk memahami satuan-satuan bentuk dasar yang membangun makhluk hidup.